Olive Oil, atau biasa kita sebut sebagai Minyak Zaitun, adalah lemak cair yang diambil dari buah zaitun (buah Olea Europaea, masih satu rumpun dengan Oleaceae). Yaitu tanaman pohon tradsional dari Cekungan Mediterania. Minyak dibuat menggunakan cara menekan zaitun utuh.

Minyak ini sering digunakan untuk masakan, entah untuk menggoreng maupun sebagai saus salad. Tidak hanya untuk makanan, minyak zaitun juga dipakai dalam kosmetik, farmasi, sabun, bahan bakar tradisional.

Pohon Zaitun sudah tumbuh di sekitaran Mediterania sejak 8 Millenium sebelum masehi. Spanyol merupakan penghasil minyak zaitun terbesar, yang selanjutnya diikuti oleh Italia, dan Yunani.

Bukti arkeologis menunjukkan jika buah zaitun diubah menjadi minyak zaitun (olive oil) pada 6000 SM dan 4500 SM di Israel. Hingga 1500 SM, wilayah pesisir timur Mediterania paling banyak dibudidayakan. Bukti lain juga menunjukkan jika buah zaitun dibudidayakan di Kreta sejak tahun 2.500 SM. Tanggal Amphorae minyak zaitun yang paling awal bertahan hingga 3500 SM (Awal Minoan kali), meski penghasilan minyak zaitun diasumsikan sudah dimulai sebelum 4000 SM. Pohon zaitun tentu dikembangkan pada periode Minoan Akhir (1500 SM) di Kreta, dan mungkin sedini Minoan Awal. Penanaman pohon zaitun di Kreta menjadi sangat intens pada periode pasca-tata ruang dan menjadi peran penting pada ekonomi pulau itu, seperti yang terjadi di seluruh Mediterania.

Kandungan Olive Oil

Squalene

Minyak Zaitun memiliki kandungan Squalene paling tinggi jika dibandingkan minyak nabati lain. Squalene merupakan cairan eter organik yang berguna bagi imun manusia. Biasanya dipakai untuk bahan baku insulin bagi penderita diabetes.

Zat Besi

Minyak Zaitun juga memiliki kandungan Zat Besi meski jumlahnya sedikit. Namun dapat dicampur ke dalam sayuran atau makanan yang kaya akan Zat Besi. Tetap harus diimbangi dengan konsumsi vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Kalsium

Kandungan Kalsium dalam Minyak Zaitun tidak begitu banyak. Kalsium sangat penting untuk pembentukan, juga pemeliharaan tulang dan gigi.

Pottasium

Kandungan Olive Oil yang lainnya adalah Pottasium untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal. Juga mengubah gula menjadi energi, serta mengeluarkan sodim dari tubuh manusia.

Polifenol

Kandungan pada minyak zaitun yang mengandung kadar tingi yaitu antioksidan, yang biasa disebut Polifenol. Pada umumnya minyak zaitun yang mempunyai Polifenol tinggi akan mengalami perubahan rasa. Contohnya akan menjadi seperti lebih pahit.

Di mana kita dapat mendapatkan kandungan Olive Oil ini?

Rasakan manfaat kandungan bahan aktif ini pada Mustache Cream Folti Bafi. Anda bisa mendapatkan Folti Baffi di seluruh marketplace yang ada di Indonesia. Dengan kandungan bahan aktif, Folti Baffi mampu memaksimalkan pertumbuhan brewok, jenggot, jambang, maupun kumis. Dapatkan penampilan yang ada idamkan dengan brewok yang tumbuh lebih cepat dan lebih sehat.
Netto: 50 ml
BPOM: NA18161000871
green-angelica-beard-serum-kumis-jambang-brewok-2.jpeg

Menjawab Keraguan Anda Dengan Hasil Nyata!