Tocopheryl acetate, juga biasa disebut sebagai vitamin E asetat, merupakan suplemen vitamin yang sangat umum dengan rumus molekul C31H52O3 (untuk bentuk ‘α’). Ini adalah ester dari asam asetat dan tokoferol (vitamin E). Ia sering dipakai dalam produk-produk dermatologis seperti krim kulit. Tocopheryl acetate tidak teroksidasi dan mampu menembus kulit ke sel-sel hidup, di mana sekitar 5% diubah menjadi tokoferol bebas. Klaim dibuat untuk efek antioksidan yang berguna.

Tocopheryl acetate dipakai sebagai alternatif untuk tokoferol itu sendiri karena kelompok hidroksil fenolik diblokir, menyuplai produk yang kurang asam dengan durasi penyimpanan yang lebih lama. Hal ini dipercaya bahwa asetat perlahan dihidrolisis setelah meresap ke dalam kulit, meregenerasi tokoferol dan memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet matahari.

Walaupun ada pemakai tocopheryl acetate secara luas sebagai obat topikal, dengan klaim untuk perbaikan penyembuhan luka dan mengurangi jaringan parut. Review telah berkali-kali membuat kesimpulan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk meyakini klaim ini. Ada laporan dermatitis kontak alergi yang disebabkan oleh vitamin E dari pemakaian turunan vitamin-E seperti tocopheryl linoleate dan tocopherol acetate dalam produk perawatan kulit. Insidensi rendah meskipun banyak digunakan.

Penelitian Tentang Tocopheryl Acetate / Vitamin E

Vitamin E ditemukan pertama kali oleh Dr. H.M Evans dari California pada tahun 1922, melalui penelitian untuk mempertahankan kehamilan normal pada tikus betina diperlukan suatu subtandi tak dikenal. Jika tanpa bahan ini, janin pada tikus tersebut akan mati dalam 10 hari saat dikandung. Bahkan tikus jantan sekalipun yang kekurangan bahan ini, pada testisnya juga mengalami kelainan.

Sehingga waktu itu vitamin E disebut vitamin anti kemandulan. Vitamin E pertama kali diisolasi dari minyak tepung gandunm. Pemberian nama vitamin E dikarenakan sudah ada nama-nama vitamin yang sebelumnya, vitamin A, B, C, D.

Kata ’tocopherol’ berasal dari bahasa Yunani: Toktenos yang memiliki arti ‘kelahiran anak’, dan Phero yang artinya ‘saya bawa’ ditambah imbuhan -ol untuk menunjukkan bahwa bahan ini merupakan salah satu dari alkohol yang mungkin menyebabkan mabuk jika dikonsumsi berlebihan.

Di mana kita dapat mendapatkan kandungan Olive Oil ini?

Rasakan manfaat kandungan bahan aktif ini pada Mustache Cream Folti Bafi. Anda bisa mendapatkan Folti Baffi di seluruh marketplace yang ada di Indonesia. Dengan kandungan bahan aktif, Folti Baffi mampu memaksimalkan pertumbuhan brewok, jenggot, jambang, maupun kumis. Dapatkan penampilan yang ada idamkan dengan brewok yang tumbuh lebih cepat dan lebih sehat.

Add Your Heading Text Here

green-angelica-beard-serum-kumis-jambang-brewok-2.jpeg

Menjawab Keraguan Anda Dengan Hasil Nyata!